Dyahni Mastutisari

Lulusan FKIP UNS Solo Jurusan Pendidikan Matematika. Sekarang bertugas di MTs Swasta di Kabupaten Banyumas...

Selengkapnya

Apakah Tulisan Ada Takdirnya?

Ketika mendengar ataupun membaca ungkapan “Biarlah tulisan kita menemui takdirnya sendiri.” Awalnya bagi saya itu hanyalah kalimat penenang yang diperuntukkan bagi penulis pemula untuk selalu semangat menulis. Dan ternyata hal itu memang cukup untuk memberikan motivasi sehingga saya pun jadi lumayan rajin menulis. Saya katakan lumayan karena saya bukanlah gurusianer yang aktif menulis seperti gurusianer yang lain. Yang dalam satu hari bisa menulis 2-3 artikel.

Bagi saya bisa menulis satu artikel setiap harinya adalah hal yang luar biasa. Menulis apa yang saya pikirkan dan saya rasakan. Tanpa mempedulikan banyaknya jumlah pembaca. Walaupun tetap penasaran juga untuk meng-klik manajemen artikel he he. Maka ketika satu minggu yang lalu, ada dua tulisan saya yang memperoleh jumlah pembaca sampai ratusan. Yang biasanya jumlahnya hanya puluhan. Disitulah kemudian saya percaya dengan ungkapan “ Biarlah tulisan kita menemui takdirnya sendiri.”

Ya, sekarang saya percaya bahwa tulisan kita pun ada takdirnya sendiri. Apakah takdirnya akan baik ataukah biasa-biasa saja. Tapi semua itu tetap kembali pada usaha dari si penulisnya sendiri.

“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka mengubahnya sendiri.”

Wallahu’alam bi showab

Patikraja, 27 September 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Hebat bunda, "Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika tidak mereka yang merubahnya sendiri." Artinya, kita harus senantiasa berusaha, njih bunda ? Pemahaman yang sempurna. Salam sehat dn sukses selalu. Barakallah...bunda.

27 Sep
Balas

Njih bunda, berubah ke arah yang lebih baik. Terima kasih untuk kunjungan bunda yang selalu menyejukkan. Barakallah bunda

27 Sep

Setuju. Yang penting menulis dan menulis. Sudah ada yang mengatur tulisan kita mau ke mana siapa yang baca dan berapa pembacanya..by the way yang mengatur siapa ya?

27 Sep
Balas

Saya balik bertanya memang ada yg mengatur ya? Selama ini setahu saya yg baca tulisan kita ya orang yg pengin baca.

27 Sep

Saya sependapat dengan bunda dyah, tulisan akan menemukan pembacanya yang berarti menemukan takdirnya. Apapun yang kita tulis pasti ada pembacanya.

27 Sep
Balas

Njih bunda, sepakat. Apapun yang kita tulis pasti ada pembacanya

27 Sep

Perlu dikoreksi "merubah" atau mengubah....karena merubah berasal dari kata dasar "rubah" sejenis hewan sehingga kata merubah artinya menjadi seperti rubah...

27 Sep
Balas

Siap diperbaiki

27 Sep

Sippp....

27 Sep

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali