Dyahni Mastutisari

Lulusan FKIP UNS Solo Jurusan Pendidikan Matematika. Sekarang bertugas di MTs Muhammadiyah Patikraja Kabupaten Banyumas...

Selengkapnya
Bahaya Menulis

Bahaya Menulis

Sudah kita ketahui bersama bahwa vetsin atau sering kita menyebutnya micin adalah zat aditif yang membahayakan bagi tubuh. Dalam jangka waktu panjang jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan kanker. Dan masih banyak lagi efek negatif lainnya dari penggunaan bahan tambahan yang membuat makanan atau masakan menjadi lebih gurih itu.

Ternyata menulis pun berbahaya bagi tubuh. Anda tentu tidak percaya. Karena selama ini justru menulis menimbulkan efek positif bagi sebagian besar gurusianer. Menghilangkan kejenuhan dan kebosanan. Memberi rasa bahagia ketika tulisan selesai kemudian diposting. Lebih memberikan efek bahagia lagi jika ada yang memberi komentar.

Lalu apa bahaya menulis bagi tubuh? Itu pasti pertanyaan yang akan muncul. Masa iya sih menulis berbahaya??? Tapi sungguh Anda harus percaya pada saya menulis itu bisa menyebabkan banjir dan membuat badan basah kuyup. Dan itu saya alami sendiri.

Kemarin malam sembari menulis di gawai, cuaca saat itu lumayan dingin. Satu plastik wedang jahe susu menemani saya. Minuman hangat yang sengaja tidak saya letakkan di dalam gelas. Diminum dengan cara dienyot memberi sensasi yang berbeda. Meski rasanya tetap sama, segar dan menghangatkan. Begitu asyiknya menulis, plastik bekas saya letakkan begitu saja. Posisi duduk lesehan di atas karpet puzzle milik Hasna.

Tanpa sadar tiba-tiba ketika menggeser posisi kaki, nyess...dingin. Ternyata celana panjang sudah basah sepanjang betis. Kaget bercampur bingung. Air dari mana? Ternyata oh ternyata, sumbernya dari plastik bekas pembungkus wedang. Air yang tersisa merembes melalui celah-celah puzle. Mengalir membasahi kaki.

Maka ketika Anda menulis lihatlah lingkungan sekitar. Apakah ada sesuatu membahayakan nantinya. Karena ternyata menulis itu berbahaya bagi tubuh. Karena keteledoran si penulis sendiri...Wk..Wk..wk...salam ceria akhir pekan.

Patikraja, 6 Maret 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Banjir wedang jahe aja muter-muter. Wk...wk...good bisa mendatangkan rasa kejut. Salam literasi.

06 Apr
Balas

He..he..punten njih Pak telah membuat Pak Agus pusing he..he..barakallah

06 Apr

He..he... Waspada bunda. Itulah tragedi menulis. Menulis kena air wedang. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

07 Apr
Balas

Tragedi yang memilukan ataukah memalukan njih Pak..he..he..barakallah

07 Apr

Wuiiiihhhh...., untung wedang jahenya cuma seplastik. Lhaa...kalo dua plastik....piye coba iku.....banjiiiiirrrrr. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bunda.

06 Apr
Balas

He...he...banjir bandang Bunda sampai Medan pastinya. ..terima kasih kunjungannya Bunda Rai...kangen...muaaaaach

06 Apr

untung cuma wedang jahe....coba kalau semangkok sop panas yg tumpah....he he he....salam sehat dan sukses selalu bunda

06 Apr
Balas

Kalau sampai sop panas yang tumpah bakalan berhenti menulis tuh Bun....he...he...terima kasih atas kunjungannya...Barakallah

06 Apr

Bisa aja Saudariku ini, selalu asa cerita seger untuk dibagi. Tapi, aku amat suka dengan micin, bila makan bubur, atau nasi goreng, aku gunakan micin sekitar yg seribu rupiah habis itu. Sukses selalu dan barakallah fiik

06 Apr
Balas

Jangan makan micin terlalu banyak Bunda Pipi ...efek jangka panjangnya itu lho Bun...barakallah

06 Apr

Abah harus hati-hati, karena sudah ada yang celananya basah. Barakallah Ibu Dyahni

07 Apr
Balas

He...he...Abah harus hati-hati supaya tidak basah seperti saya. Barakallah

07 Apr

Ha ha ha.... Tiwas serius....

06 Apr
Balas

He...he..maafkan saya Bunda

06 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali